Di tengah kesibukan mengejar karier dan pencapaian pribadi, seringkali muncul perasaan hampa atau kehilangan koneksi. Salah satu obat paling ampuh untuk ini adalah dengan menjadi relawan (volunteering).
Aktivitas kerelawanan adalah tentang memberi waktu dan tenaga Anda untuk tujuan yang lebih besar dari diri sendiri, tanpa mengharapkan imbalan finansial. Ini bisa berupa mengajar anak-anak di panti asuhan, membersihkan pantai, atau membantu di dapur umum.
Artikel ini akan membahas manfaat dua arah dari volunteering. Tentu saja, komunitas yang Anda bantu mendapatkan manfaat nyata. Namun, penelitian menunjukkan bahwa relawan seringkali mendapatkan “imbalan” yang lebih besar.
Secara psikologis, menjadi relawan dapat meningkatkan kebahagiaan, mengurangi stres, dan memerangi depresi. Ini memberikan rasa tujuan (sense of purpose) dan perspektif baru tentang masalah yang kita hadapi sehari-hari.
Secara sosial dan profesional, ini adalah cara luar biasa untuk bertemu orang-orang baru yang sepemikiran, membangun jaringan, dan bahkan mempelajari keterampilan baru. Artikel ini adalah ajakan untuk berhenti sejenak dari “saya” dan mulai memikirkan “kita”.

